❓ Kapan Menggunakan WPGraphQL, dan Kapan Gato GraphQL?
Pembaruan 01/05/2024: Lihat perbandingan Gato GraphQL vs WPGraphQL.
Beberapa hari lalu, saya menerbitkan sebuah artikel di Smashing Magazine: Making GraphQL Work In WordPress.
Artikel ini menjawab, dari sudut pandang saya sendiri (namun secara objektif, menurut saya), pertanyaan-pertanyaan berikut:
❓ Kapan sebaiknya kita menggunakan WPGraphQL, dan kapan Gato GraphQL?
❓ Apakah ada keunggulan satu atas yang lain, atau tugas tertentu yang lebih mudah diselesaikan dengan salah satunya?
Kesimpulan saya (di antara beberapa lainnya) adalah sebagai berikut:
🤜🏽 Saat membangun situs statis, gunakan WPGraphQL
🤜🏽 Saat mengekspos API GraphQL secara langsung, gunakan Gato GraphQL
Perbedaan yang dipaparkan dalam artikel ini dilihat dari sudut pandang luas, secara garis besar memberikan panduan untuk memutuskan kapan menggunakan masing-masing plugin.
Terdengar menarik? Silakan lihat selengkapnya.
Jika Anda juga ingin memahami perbedaan teknis antara kedua plugin tersebut, beberapa waktu lalu saya menulis entri blog lainnya: 🥊 Gato GraphQL vs WPGraphQL: the fight!.
Selamat membaca!